7 HUNTER ‘Saksi Bisu Perjalanan Menuju Mimpi Kami’
‘7 HUNTER’ yang berarti pemburu, slogan yang tertulis di dinding
belakang kelas ini menandakan bahwa kami penghuni
7HUNTER adalah para pemburu ilmu, yang berdarah dingin, dan haus akan hal-hal
baru, ditemani dengan symbol dua pistol dan gambar bendera merah putih kedua
sisinya. Itulah kelas kebanggaan kami, 7H.
Nampak seram memang, tapi tidak
dengan kami para “penghuninya”, kami
siswa dan siswi kelas 7H SMP Negeri 1 Kebumen, adalah anak-anak yang imut,
lucu, pintar, cerdas, dan menggemaskan. Seperti arti dari singkatan HUNTER yang
merupakan misi kami. Pertama, H unuk heaven yang artinya surga.
Terlalu membesar-besarkan memang, tapi disinilah tempat kami belajar dan
tertawa bersama, serta seperti layaknya rumah tempat keluarga berkumpul.
Sebutan surga karena memang tempat ini indah, indah dalam artian karena semua
kebahagian dan kenangan kami tertanam disini. Kedua, U untuk understand
yang artinya mengerti. Kami anak-anak 7 HUNTER yang kece-nya tingkat dewa ini,
selalu berusaha mengerti semua ilmu yang diberikan para guru kepada kami. Dan
juga, kami berusaha saling mengerti satu sama lainnya, mengerti untuk saling
melengkapi, karena kami keluarga. Keluarga yang selalu bersama, keluarga yang
selalu memberikan motivasi bagi para anggotanya . Ketiga, N untuk kata natural yang bisa diartikan murni.
Bukan berarti kita sebagai manusia tidak memiliki kesalahan `dalam hidup. Tapi,
kami memiliki satu tujuan yang sama, selalu berusaha murni dalam setiap situasi
yang kami lalui bersama. Selalu berusaha menjadi murni seperti diri kami
sendiri, kapanpun , dimanapun, dan dalam suasana apapun. Kami berusaha saling
melengkapi dengan menjadi diri kami sendiri. Keempat, untuk kata thinker
yang artinya pemikir. Sebagai pelajar tentulah kami seorang pemikir yang
baik. Tapi, bukan itu. Pemikir disini maksudnya kita sebagai penghuni 7H
berusaha selalu berfikir positif dalam berbaga situasi yang kami hadapi
bersama. Layaknya keluarga pastilah kami memiliki problem tersendiri.
Namun, kami menyelesaikan masalah itu dengan pemikiran bersama. Percaya ataupun
tidak, dengan adanya masalah itu, kami menjadi semakin dekat dan semakin akrab
satu sama lainnya.Kelima, Egghead yang berarti cerdas. Cerdas
dalam hal positif dan cerdas sebelum melakukan suatu tindakan. Dalam hal ini,
bukan berarti kita cerdas secara fikiran, justru kita ingin bersatu dalam
belajar untuk mencapai sebuah kecerdasan itu. Kecerdasan yang akan membuat kami
maju dengan tujuan yang terarah. Kecerdasan yang ingin kami capai itu ada di
sini, kelas 7 H. Terakhir, R untuk kata responsive artinya peka.
Peka terhadap lingkungan sekitar maupun peka terhadap satu sama lainnya.
Mengapa kami memilih responsive? Karena kami yakin sebagai mahluk sosial tidak
bisa hidup sendirian. Oleh karenanya, kami selalu berusaha peka terhadap teman
maupun situasi yang ada. Dengan peka kami berharap bisa berguna serta bermanfaat bagi orang
lain.
Dengan
semua misi kami ini, tidak ada gunanya tanpa bantuan dari sosok pembimbing, Bu
Nur Syangadah, wanita yang ramah dan banyak senyum. Layaknya ibu dalam keluarga
yang tidak pernah mengenal lelah mengajarkan hal-hal baik kepada kami dan tidak
ragu menegur kami apabila kami salah. Pada intinya, beliau tidak pernah
menyerah memberikan semua yang terbaik untuk kami. Sama halnya dengan ketua
kelas kami. Syifa panggilannya, ia selalu memimpin kami dengan seluruh kemampuanya. Dan
ia juga selalu berusaha memprioritaskan kepentingan bersama untuk yang terbaik
bagi kelas kami.
Walaupun,
kelas kami hanya sebuah ruang sederhana yang berada hampir paling barat dari
sekian banyak ruang di lantai dua, dan kelas yang belum pernah memenangkan
bendera hijau selama kami ‘menghuni’.
Namun, tidak apa bagi kami, selagi kami tetap bersama dan selagi kami ada di
7HUNTER.
7
H………………….
Ha…..Ha…..Ha…..Hachiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiimmmmmmmmmmmmmm…..!!!
Salam
7 HUNTER…..!!
Mia
Fadilah dan Rana Dh. R(7H)